Welcome To Eko Cahyono Blog.

Selasa, 09 November 2010

Air untuk Pembersih Organ Tubuh

Usus besar dianggap sebagai jalan utama keluarnya sisa-sisa zat yang berbahaya dan toksin. Jika usus lemah, maka toksin akan mengendap pada usus besar dan akan mengakibatkan penyakit yang dapat menimpa tubuh, berupa munculnya kudis atau merasa bisa terjangkit penyakit lain seperti tekanan darah tinggi, kanker, dan lain sebagainya.
air mempunyai peranan yang penting dalam tubuh. Konsumsi air yang cukup membuat fungsi organ tubuh berjalan lancar. Caranya, saat bangun pagi, sebelum mencuci muka atau gosok gigi, mereka minum air VI liter (6 gelas), kemudian 1 jam berikutnya baru makan.
Dengan cara seperti itu, air yang Anda minum secara otomatis akan membersihkan usus dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap oleh tubuh (sampah). cara tersebut tiap orang dapat melakukannya. Dengan terapi ini, perut sebagai rumahhya penyakit akan dibersihkan air yang diminum. Ngurah Bagus atau yang dikenal dengan nama Gus Japa, seorang praktisi terapi air mengungkapkan cara sederhana yang dapat dilakukan. Menurutnya terapi air ini sangat baik jika dilakukan mengikuti siklus fisik alamiah tubuh manusia. Mereka yang menginginkan kesehatan yang prima hendaknya melakukan terapi ini sebagai pola hidup sehari-hari. Inilah kunci rahasia kesehatan manusia.

Kamis, 14 Oktober 2010

Terapi Air Putih untuk Mencegah Gangguan Jantung

Telah banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan, pada Universitas Vanderbilt di Nashville, Tennesse Amerika, membuktikan bahwa air mempunyai banyak fungsi dan manfaat bagi tubuh manusia. Dan banyak orang juga yang telah membuktikan dan manfaat air tersebut bagi kesehatan sehingga mereka bisa sembuh dari penyakit yuang dideritanya. Atau juga orang yang membuktikan dengan air putih mereka tidak pernah terserang penyakit baik yang ringan maupun yang berat sehingga badan tetap sehat dan bugar.
Majalah Sciences Today, salah satu majalah terbitan Amerika Serikat, menerbitkan sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan. Dari hasil penelitian tersebut menegaskan bahwa mi­num cukup air setiap hari dapat membantu mereduksi penumpukan sedimen darah yang dapat menambah persentase kemungkinan ter­serang gangguan jantung dan setroke.